Lagi-lagi tentang lalu lintas. Gue sebenarnya muak kalo ngomongin soal yang beginian. Buat emosi. Buat dosa pula. Di postingan sebelumnya tentang Musuh Gue di Jalan gue, membahas tentang bencinya gue terhadap pelanggar lalu lintas, kali ini gue akan memposting tentang mengapa orang kecelakaan disaat berkendara.
Gue bener2 heran sama orang yang melanggar peraturan lalu lintas. Jelas-jelas tandanya udah ada,
Jumat, 31 Oktober 2014
Jumat, 10 Oktober 2014
Sebatang Rokok Di Meja Biliard
Sebatang
Rokok Di Meja Biliard
Cerpen Vebri
Satriadi
“Merokok dapat membunuhmu.”
Itulah yang kudengar (lebih tepatnya)
melihat tulisan di beberapa iklan TV maupun poster dijalanan. Tetapi entah
kenapa orang seakan tidak peduli dengan kalimat itu. Malah kulihat semakin
banyak yang jadi korban rokok disekitarku. Bahkan anak SD pun sudah bisa
merokok. Aku heran mengapa itu bisa terjadi.
Namun entah mengapa sampai saat ini
aku tidak pernah mendengar kabar orang meninggal karena rokok. Yang kudengar
hanyalah “Beliau meninggal diakibatkan serangan jantung, mungkin beliau sering
merokok.” Semua orang meninggal karena penyakit berbahaya pasti dikaitkan
dengan rokok.
Sabtu, 04 Oktober 2014
Gadis Pantai
GADIS PANTAI
Cerpen Vebri
Satriadi
Semilir angin mencoba menerobos
lewat tubuh. Terasa kesejukkan yang sendu dan menenangkan hati saat angin
tersebut melewati tubuh. Cuaca cerah dengan sedikit awan seputih kapas
menggantung indah dilangit biru. Ditambah aroma pantai dan suara tabrakan ombak
semakin membuat tubuh ini pasrah kepada kehendak Tuhan.
Aku terbaring dan menikmati suasana
pada saat itu. Suasana yang baru pertama kali aku temukan selama hidupku.
Biasanya aku hanya melihat pantai wisata yang sangat ramai dikunjungi para
wisatawan. Air yang kotor, pasir yang mulai menghitam, dan ombak yang deras
sangat tidak cocok dengan apa yang kusebut dengan ketenangan selama ini.
Sabtu, 20 September 2014
Penemuan Harta Karun!
PENEMUAN HARTA KARUN!
Cerpen Vebri Satriadi
Disebuah bongkahan kayu yang
terdapat beberapa lembaran kain, dan ditengah lautan yang luas seolah seseorang
hanyalah sebiji debu diatas tumpukan pasir. Gelombang laut yang terpecah
mengeluarkan suara yang sangat membuat semangat berpetualang. Dilengkapi
beberapa besi yang runcing nan tajam siap menusuk dan menebas apa yang dianggap
musuh. Tidak lupa sepetak kayu yang disusun menyerupai perisai yang siap menahan
serangam dari musuh.
Seorang kapten bajak laut sedang
mengembara keliling membelah lautan bersama awak kapalnya. Mereka menginginkan
sebuah harta karun sehingga membuat mereka hidup sejahtera. Sudah
bertahun-tahun lamanya mereka mencari, tetapi tidak ada satu gram emaspun yang
mereka dapatkan. Namun suatu hari, sesuatu terjadi.
Langganan:
Postingan (Atom)